Medical Check Up adalah pemeriksaan kesehatan yang bertujuan untuk mendeteksi secara dini gangguan atau kelainan kesehatan. Dengan deteksi dini diharapkan dapat diberikan terapi dengan cepat dan mengurangi resiko keparahan penyakit.
Secara umum medical check up dibagi menjadi :
1. Medical Check Up Sebelum Bekerja
2. Medical Check Up Berkala
3. Medical Check Up Exit
4. Medical Check Up khusus
Masing-masing jenis medical check up memiliki tujuan yang berbeda-beda.
Seperti Medical Check Up sebelum Bekerja untuk deteksi gangguan kesehatan sebelum calon karyawan diterima bekerja, tujuannya untuk mendapatkan karyawan dengan derajat kesehatan yang baik serta secara fisik dan mental mampu bekerja sesuai dengan tuntutan pekerjaan dari perusahaan.
Oleh karena itu setiap jenis medical check up perlu dilakukan analisa jenis pemeriksaan kesehatan yang sesuai dengan bahaya potensial di tempat kerja.
Pada tulisan kali ini penulis akan membahas mengenai medical check up pasca covid-19.
Seperti yang kita tahu bahwa sampai dengan saat ini tahun 2021 kita masih berjuang melawan Covid-19. Sesuai dengan kriteria dari permenkes Terkait dengan kriteria selesai isolasi yaitu :
1. Pasien tanpa gejala : isolasi 10 hari
2. Pasien dengan gejala ringan – sedang : isolasi 10 hari + 3 hari bebas keluhan
3. Pasien dengan gejala berat : 1 kali swab pcr negatif + 3 hari bebas keluhan
Setelah selesai isolasi timbul pertanyaan :
1. Kapan pasien boleh kembali bekerja ?
2. Bagaimana dampak atau kemungkinan gangguan kesehatan yang ditimbulkan setelah terkena Covid
Untuk pertanyaan nomor 1 beberapa perusahaan menerapkan kewajiban untuk swab PCR negatif. Beberapa lagi tidak mengingat pada pasien post covid swab PCR dapat tetap positif untuk waktu yang cukup lama.
Pada dasarnya selesai isolasi tidak sama dengan dapat kembali bekerja.
Untuk dapat kembali bekerja membutuhkan penilaian dan assessment yang lebih mendalam. Penilaian ini biasanya dilakukan oleh seorang dokter spesialis okupasi dengan menerapkan 7 langkah penilaian kembali bekerja atau return to work. Karena penyakit covid merupakan penyakit yang dapat menyebabkan gangguan pada berbagai organ , bukan hanya organ paru-paru tetapi juga organ jantung, ginjal, hati, pembekuan darah dan bahkan mental.
Untuk itu diperlukan pemeriksaan kesehatan pasca covid. Diharapkan dampak buruk setelah terkena Covid dapat dideteksi secara dini dan kerusakan organ yang lebih parah dapat dicegah.
Berikut adalah pemeriksaan kesehatan yang dapat dipertimbangkan untuk pasien pasca Covid :
- Paket Basic Post Covid :
- Konsul dan PF dokter Penyakit Dalam
- Darah rutin + LED
- Fungsi hati : SGOT, SGPT
- Fungsi Ginjal : Ureum, Creatinin
- Pembekuan darah : D-Dimer
- EKG ( dibaca oleh dr.Sp.Jantung)
- Foto Thorak
- Paket Premium Post Covid :
- Konsul dan PF dokter Penyakit Dalam
- Konsul dan PF dokter Sp. Paru
- Konsul dan PF dokter Sp. Jantung
- Darah rutin + LED
- Fungsi hati : SGOT, SGPT
- Fungsi Ginjal : Ureum, Creatinin
- Pembekuan darah : D-Dimer
- EKG dan Echochardiography
- CT Scan Paru non kontras
- Antibody kuantitatif ( optional )
Semoga sharing saya dapat bermanfaat.
Terimakasih
dr. Kemal, Sp.Ok